Pesawat Amfibi Resmi Mengudara dari Banyuwangi, Buka Akses Wisata Premium ke Bali hingga Lombok

Bagikan

CEO Santai Seaplane, Wirmandi Sugriat, mengatakan Banyuwangi dipilih karena memiliki posisi strategis sebagai penghubung berbagai destinasi wisata di Jawa Timur dan Bali. “Banyuwangi adalah titik awal yang sempurna untuk ekspansi operasional kami. Lokasinya yang strategis, panorama alam yang memukau, serta kepemimpinan daerah yang visioner menjadikannya sebuah hub yang ideal,” ujar Wirmandi.

Menurut Wirmandi, pembukaan pangkalan operasi tersebut bukan hanya menghadirkan moda transportasi baru, tetapi juga membuka pengalaman berbeda bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam Indonesia dari udara. Ia menambahkan bahwa Banyuwangi akan menjadi gerbang menuju berbagai destinasi unggulan nasional yang memiliki nilai ekologis tinggi.

Pada tahap awal, Santai Seaplane menargetkan tiga armada beroperasi hingga akhir 2026. Armada yang digunakan adalah Cessna Caravan 208 EX Amphibian, pesawat amfibi yang mampu mendarat di landasan konvensional maupun perairan dan telah banyak digunakan untuk penerbangan wisata di berbagai negara.