Wisatawan Domestik Diperkirakan Lebih Selektif
Kenaikan harga BBM umumnya berpengaruh terhadap pengeluaran rumah tangga. Ketika biaya transportasi meningkat, masyarakat cenderung lebih berhati-hati dalam merencanakan perjalanan wisata, terutama untuk destinasi yang memerlukan perjalanan darat jarak jauh.
Situasi tersebut berpotensi memengaruhi tingkat kunjungan wisata domestik, khususnya pada destinasi yang mengandalkan wisatawan pengguna kendaraan pribadi. Sebaliknya, destinasi wisata yang berada dekat dengan pusat-pusat permukiman diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk tetap menarik kunjungan.
Tekanan pada Transportasi Wisata
Sektor transportasi wisata menjadi salah satu yang paling terdampak. Operator bus pariwisata, penyedia layanan travel, hingga usaha rental mobil diperkirakan akan menghadapi kenaikan biaya operasional secara langsung.
Apabila harga BBM bertahan pada level saat ini dalam jangka waktu yang cukup lama, pelaku usaha kemungkinan akan melakukan penyesuaian harga paket wisata maupun tarif sewa kendaraan. Dampaknya, biaya perjalanan wisata bagi konsumen juga berpotensi meningkat.
Pertamina: Penyesuaian Sesuai Mekanisme Harga BBM Nonsubsidi
Pertamina menyatakan bahwa penyesuaian harga dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku untuk BBM nonsubsidi dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan dinamika pasar energi.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth Arya Brata, mengatakan, “Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina.”
Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan berdasarkan evaluasi berkala yang mengacu pada regulasi pemerintah serta kondisi pasar energi global.









