Mediatrip.id – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengumumkan penutupan sementara kegiatan wisata pendakian di sejumlah taman nasional yang dinilai memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kebijakan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk melindungi keselamatan pengunjung sekaligus membantu pemerintah memaksimalkan penanganan karhutla. Raja Juli mengatakan kebijakan penutupan sementara tersebut akan dituangkan secara resmi melalui surat edaran dari Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE). Untuk sementara, pemerintah telah menetapkan sejumlah kawasan yang perlu mendapat pembatasan aktivitas pendakian karena kondisi kebakaran yang terjadi di beberapa taman nasional.
Menurut Raja Juli, kebakaran yang terjadi di kawasan taman nasional turut menambah tantangan dalam penanganan karhutla. Kondisi tersebut membuat sumber daya yang seharusnya difokuskan untuk menangani kebakaran di wilayah prioritas harus dibagi untuk melakukan pemadaman di kawasan konservasi. Salah satu sumber daya yang ikut terdampak adalah helikopter water bombing. Pesawat tersebut sebelumnya diharapkan dapat dimaksimalkan untuk mendukung penanganan karhutla di enam provinsi prioritas.















