Namun, karena terjadi kebakaran di sejumlah taman nasional, beberapa helikopter harus dikerahkan ke lokasi tersebut untuk membantu proses pemadaman. Raja Juli menegaskan bahwa keputusan menutup sementara jalur pendakian bukan bertujuan untuk membatasi masyarakat yang ingin menikmati wisata alam. Kebijakan tersebut lebih mengutamakan aspek keselamatan, mengingat kondisi di sejumlah kawasan memiliki risiko yang cukup tinggi. Ia mencontohkan kejadian di kawasan Bromo Tengger dan Semeru yang sebelumnya menyebabkan sekitar 170 pendaki terjebak akibat kondisi kebakaran.
Peristiwa tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting agar pemerintah lebih berhati-hati dalam membuka aktivitas wisata pendakian ketika risiko kebakaran masih tinggi. Sejumlah kawasan konservasi kemudian ditetapkan untuk ditutup sementara, termasuk jalur pendakian Gunung Semeru di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Taman Nasional Kerinci Seblat, Taman Nasional Gunung Ciremai, Taman Nasional Tambora, Taman Nasional Manusela, Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Taman Nasional Gunung Leuser, serta Taman Nasional Lorentz pada jalur Ilaga, Tsinga, Sugapa, dan Ugimba.















