D’Sabru Resmi Dibuka, Wisata Alam dan Edukasi Baru Hadir di Kelapa Kampit Belitung Timur

Bagikan

Selain menjadi kawasan wisata, D’Sabru juga mulai menjadi habitat berbagai jenis burung migrasi yang datang ke kawasan tersebut.

“Sekarang banyak burung-burung bermigrasi ke D’Sabru. Ini menjadi tanda bahwa kawasan ini mulai kembali hidup dan alami,” tambahnya.

Meski demikian, Erniyanti menyebut akses jalan dan penerangan menuju lokasi masih menjadi tantangan utama yang dihadapi saat ini.

“Tantangan terakhir kami sekarang adalah akses jalan dan lampu jalan menuju lokasi ini. Mudah-mudahan ke depan ada bantuan dari pemerintah daerah melalui APBD maupun APBN,” harapnya.

Menurutnya, akses tersebut tidak hanya penting untuk wisatawan, tetapi juga digunakan ratusan nelayan yang setiap hari melintas di kawasan tersebut.

Ke depan, D’Sabru juga direncanakan menjadi lokasi wisata edukasi lingkungan bagi pelajar, khususnya terkait ekosistem pesisir dan budidaya kerang.

“Kami ingin membuat brosur edukasi untuk sekolah-sekolah agar anak-anak bisa belajar tentang alam. Di sini juga ada budidaya timong atau kerang. Harapan saya, anak-anak bisa teredukasi, emak-emak bisa bersantai dan bapak-bapak bisa memancing,” pungkasnya.