D’Sabru Jadi Simbol Wisata Berbasis Lingkungan dan Edukasi
Camat Kelapa Kampit, Yudi Brahma menyampaikan apresiasi atas hadirnya D’Sabru yang dinilai sebagai wujud keberanian masyarakat dalam mewujudkan mimpi besar di tengah berbagai keterbatasan.
Menurutnya, pembangunan kawasan wisata tersebut pada awalnya terasa seperti sesuatu yang sulit diwujudkan.
“Bagi saya memang ini produk halu. Dulu saya membayangkan sesuatu seperti ini sangat sulit diwujudkan, tetapi hari ini terbukti bisa berdiri dan menjadi kenyataan. Terima kasih untuk Kak Yanti dan seluruh tim yang sudah berjuang,” ujarnya.
Ia menegaskan Pemerintah Kecamatan Kelapa Kampit sangat mendukung pengembangan D’Sabru, terlebih konsep wisata yang diusung tidak hanya menghadirkan keindahan alam, namun juga memiliki nilai edukasi dan pelestarian lingkungan.
“Kami dari kecamatan sangat mendukung karena tempat ini membawa edukasi yang positif bagi masyarakat maupun generasi muda,” katanya.
Yudi juga menyoroti kawasan Sabang Ru’ yang dinilai memiliki nilai sejarah dan potensi arkeologi yang cukup kuat.
“Sabang Ru’ ini memiliki nilai histori. Dulu di kawasan ini pernah ada pemukiman penduduk dan itu dibuktikan dengan adanya makam-makam tua dan kuno. Ini tentu memiliki nilai sejarah dan arkeologi yang penting,” ungkapnya.









