Ribuan Wisatawan Kembali Menjelajahi Komodo
Salah satu indikator pulihnya aktivitas wisata terlihat dari kembali ramainya kunjungan ke sejumlah titik di Taman Nasional Komodo.
Pada 16 Agustus 2026, sehari setelah aktivitas pelayaran kembali dibuka, tercatat sekitar 1.381 wisatawan berkunjung ke Padar Selatan, 328 wisatawan ke Loh Liang Pulau Komodo, 277 wisatawan ke Loh Buaya Pulau Rinca, dan 54 wisatawan ke Gili Lawa.
Pada hari yang sama, KSOP Kelas III Labuan Bajo mencatat 308 kapal wisata berangkat dengan 3.651 penumpang, yang terdiri dari 2.840 wisatawan mancanegara dan 811 wisatawan nusantara.
Angka tersebut menunjukkan bahwa daya tarik Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo masih sangat kuat, bahkan di tengah situasi pemulihan pascabencana.
Komodo, Padar hingga Rinca Jadi Daya Tarik Utama
Taman Nasional Komodo dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia dengan kekayaan alam yang khas.
Wisatawan tidak hanya datang untuk melihat komodo sebagai satwa endemik, tetapi juga menikmati lanskap kepulauan, panorama laut, kawasan perbukitan, aktivitas trekking, hingga wisata bahari.
Pulau Padar menjadi salah satu lokasi yang paling banyak diburu wisatawan karena menawarkan panorama perbukitan yang menghadap ke laut dengan karakter garis pantai yang unik.
Sementara itu, Pulau Komodo dan Pulau Rinca menjadi lokasi utama untuk melihat komodo di habitat alaminya dengan pendampingan petugas atau pemandu sesuai ketentuan pengelolaan kawasan.













