“Hal ini menegaskan bahwa pariwisata Indonesia bukan sekadar tentang satu destinasi, melainkan sebuah ekosistem yang terbentang dalam berbagai lapisan geografi, budaya, alam, dan masyarakatnya,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti.
Menteri Pariwisata menjelaskan pemerintah saat ini memfokuskan pembangunan pada pariwisata berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat lokal di 13 destinasi utama yang terdiri atas 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dan 3 Destinasi Regeneratif. Di saat yang sama, ruang tetap dibuka bagi pemerintah daerah dan pelaku industri untuk memimpin pengembangan destinasi lainnya secara mandiri.
“Visi kami tidak hanya menarik kunjungan wisatawan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan memastikan peluang yang adil bagi seluruh masyarakat,” katanya.
Sepanjang 2025, sektor pariwisata mencatat kinerja solid. Kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 13,98 juta pada periode Januari–November 2025 dan diproyeksikan menyentuh 15,34 juta kunjungan pada akhir Desember, melampaui target batas atas sebesar 15 juta kunjungan.











