Tidak heran jika visual peta penerbangan yang beredar di media sosial mampu membentuk persepsi publik dalam waktu singkat.
Bagi masyarakat yang tengah mempersiapkan liburan, kondisi ini menjadi pengingat pentingnya melakukan riset menyeluruh sebelum bepergian. Membandingkan harga tiket, memeriksa tingkat kepadatan destinasi, hingga mempertimbangkan faktor cuaca dan akomodasi dapat membantu merancang perjalanan yang lebih nyaman dan efisien.
Sementara itu, bagi Bali dan pelaku industri pariwisata nasional, fenomena sepinya kunjungan saat Nataru dinilai bisa menjadi bahan evaluasi. Diversifikasi atraksi, penyesuaian harga, hingga peningkatan kualitas layanan dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga daya saing destinasi domestik di tengah ketatnya persaingan regional.















