Konflik Timteng ubah tren liburan, traveler kini cari destinasi unik dan baru

Bagikan

Kitty mencontohkan sejumlah wilayah di China seperti Chongqing, Xinjiang, Lijiang, hingga Dali yang mulai populer di kalangan wisatawan premium Indonesia.

“Sekarang banyak yang bilang tidak perlu ke Swiss, datang saja ke Xinjiang atau Lijiang. Pemandangannya gunung es, pegunungan tinggi, dan pengalaman alamnya luar biasa,” katanya.

Menurut Kitty, perubahan preferensi ini didorong kombinasi beberapa faktor, mulai dari konflik geopolitik, efisiensi waktu, harga tiket, hingga keinginan wisatawan untuk mendapatkan pengalaman baru yang lebih eksklusif.

Tren tersebut juga berkembang lewat promosi dari mulut ke mulut. Wisatawan yang sudah mencoba destinasi baru kemudian membagikan pengalamannya, sehingga memicu minat pasar lain untuk ikut berkunjung.

Traveler sekarang mencari sesuatu yang baru, unik, dan berbeda. Bukan hanya destinasi populer, tetapi pengalaman yang memorable,” pungkas Kitty. (*)