AirAsia resmi hentikan penerbangan langsung Singapura-Jakarta mulai 1 Juli 2026

Bagikan

Penghentian penerbangan tersebut merupakan tanda dari menyusutnya jejak Indonesia AirAsia di Singapura. Menurut situs web AirAsia, anak perusahaan mereka di Indonesia telah menangguhkan 36 rute penerbangan internasional dan domestik.

Analis penerbangan Brendan Sobie menyebut, sebelum pandemi Covid-19, Indonesia AirAsia merupakan maskapai asing terbesar kelima yang beroperasi di Bandara Changi. Pada puncaknya pada 2018 hingga Juli 2023, maskapai tersebut mengoperasikan 13 penerbangan setiap hari yang menghubungkan Singapura dengan berbagai kota di Indonesia.

Namun, operasinya terus menyusut dalam beberapa tahun terakhir. Data OAG Aviation menunjukkan Indonesia AirAsia mengoperasikan 104 penerbangan dari Bandara Changi ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Juni 2025. Jumlah tersebut turun drastis menjadi hanya 30 penerbangan pada Juni 2026.

Penurunan juga terjadi pada kapasitas kursi bulanan, dari rata-rata sekitar 36.000 kursi pada 2025 menjadi hanya 5.400 kursi pada Juni 2026. Tren penurunan tersebut semakin cepat setelah Indonesia AirAsia menghentikan penerbangan langsung Singapura–Bali pada April 2026. (*)