Chief Executive Officer (CEO) AirAsia X Group Bo Lingam, mengatakan AirAsia sedang mengoptimalkan jaringannya dengan mengalokasikan kembali kapasitasnya ke rute-rute yang berkinerja lebih baik.
Selain itu, ia menjelaskan bahwa harga bahan bakar jet yang lebih tinggi akibat perang di Timur Tengah telah mendorongnya untuk mengurangi beberapa penerbangan.
“Perusahaan memanfaatkan layanan transitnya melalui Kuala Lumpur dan hub lainnya untuk menangkap permintaan secara lebih efisien,” ujar Bo Lingham dikutip The Strait Times, Senin(29/6).












