Namun, di balik keindahannya, Thames Town sering dijuluki sebagai “kota hantu”. Banyak bangunan yang jarang dihuni, sehingga suasananya cenderung sepi dan tenang. Justru di sinilah daya tariknya—tempat ini menawarkan pengalaman berjalan santai tanpa keramaian, seolah berada di kota kecil Eropa yang damai.
Kini, Thames Town menjadi spot favorit untuk fotografi, prewedding, hingga wisata santai. Setiap sudutnya menghadirkan latar yang estetik dan unik, cocok bagi siapa saja yang ingin merasakan nuansa luar negeri tanpa harus meninggalkan China.
Thames Town bukan sekadar replika kota—ia adalah perpaduan antara arsitektur, budaya, dan imajinasi yang menghadirkan pengalaman berbeda bagi setiap pengunjungnya. (*)









